Anti
transpirasi digunakan untuk menekan laju transpirasi tanaman. Anti transpirasi
dapat membantu mencegah atau setidaknya memperlambat kelayuan dengan
memperlambat laju kehilangan air (Davenport, Hagan, and Lanpehear, 1969). Anti
transpirasi dapat menghemat suplai air yang ada pada media tanam, mempertahankan
daya tahan tanaman terhadap cekaman kekeringan, dan melindungi daun dari fungi
dan serangga. Anti transpirasi diklasifikasikan menjadi 3 yaitu anti
transpirasi dengan material pemantul cahaya matahari yang dapat menurunkan
absorbsi energi radiasi matahari sehingga menurunkan suhu daun, anti
transpirasi yang dapat menyebabkan stomata menutup secara kimiawi, dan anti
transpirasi yang dapat membentuk lapisan yang menutupi permukaan daun sehingga
laju kehilangan air berkurang (Davenport et.al., 1969).
Chitosan
Menurut
Suptijah (2006) chitosan adalah suatu zat yang merupakan turunan dari kitin
dengan rumus N-asetil D-glukosamin (Gambar 1.). Sedangkan definisi kitin adalah
selulosa alami yang banyak terdapat pada hewan khususnya pada kelompok
crustacea seperti kulit udang, kepiting, rajungan, serta pada dinding sel
bakteri dan fungi. Chitosan mempunyai bentuk rombik yang dapat digunakan
sebagai matriks atau resin. Gambar 1. Struktur Kimia Chitosan Kitin, chitosan,
dan selulosa adalah tiga polimer yang berdekatan. Secara kimia kitin dan
chitosan tergolong kedalam golongan basa lemah. Chitosan dapat dalam asam
organik, dengan membebaskan asam laktat dan N-asetil. Chitosan dan kitin dalam
larutan yang mengandung ion logam berat akan
membentuk
senyawa kompleks (Hawab, 2006). Pembuatan chitosan dilakukan melalui tiga
proses. Chitosan dibuat dari limbah industri pengolahan udang dan rajungan
seperti kulit, kepala, dan ekor udang atau rajungan yang tidak terpakai.
Bahan-bahan tersebut selanjutnya dihilangkan kandungan mineralnya melalui
proses demineralisasi. Proses selanjutnya adalah proses deproteinasi untuk
menghilangkan kandungan protein dalam bahan-bahan tersebut. Dan proses yang
terakhir adalah proses deasetilasi untuk menghilangkan gugus asetil. Chitosan
mempunyai potensi yang dapat digunakan pada berbagai jenis industri dan pada
bidang kesehatan seperti pengawet biji-bijian dari serangan hama, membran
pelindung obat, bahan kosmetik, senyawa penukar ion, dapat memfiksasi dan
melindungi pupuk ditanah, serta banyak manfaat lainnya. Menurut Bittelli,
Flury, Campbell, dan Nichols (2001) chitosan termasuk anti transpirasi yang dapat
menyebabkan stomata menutup secara kimiawi dan dapat membentuk lapisan yang
menutupi permukaan daun sehingga laju kehilangan air berkurang. Aplikasi
chitosan yang disemprotkan pada permukaan daun dapat menekan laju transpirasi
dan mencegah kelayuan daun pada tanaman cabai (Bittelli et.al., 2001)
Liquinox Start
Liquinox
start adalah zat pengatur tumbuh berbentuk cair yang dapat digunakan untuk
mengurangi stress pada tanaman yang diakibatkan oleh cekaman lingkungan.
Liquinox start diformulasikan untuk membantu mereduksi cekaman pada saat
transplanting dan menstimulasi pertumbuhan akar. Liquinox start efektif untuk
diaplikasikan pada segala jenis tanaman pada penanaman seperti pada penyemaian
benih, penanaman stek, perakaran pada mawar, tanaman pembatas, dll. Liquinox
start mengandung :
·
Vitamin B
Vitamin
merupakan salah satu substansi organik yang disintesis oleh tanaman dan aktif
dalam jumlah yang relatif sedikit. Vitamin B1 dikenal juga dengan nama
Thiamine. Istilah thiamine menyatakan bahwa zat ini mengandung sulfur (tio) dan
nitrogen (amine). Thiamine termasuk
kedalam
golongan vitamin yang larut dalam air . Thiamine disintesis pada daun dan
ditranslokasikan ke daerah meristematik pada akar dan tunas. Thiamine pada
tanaman terdapat dalam bentuk bebas dan sebagai thiamin fosfat
(Khrishnamoorthy, 1981). Vitamin berfungsi sebagai ko-faktor dalam
reaksi-reaksi enzim. Thiamine pirofosfat merupakan bagian yang aktif dari enzim
karboksilase. Karena proses sintesis thiamine terjadi pada daun maka cahaya
sangat diperlukan pada saat sintesis dan translokasinya (Khrisnamoorthy, 1981).
· NAA
NAA
merupakan senyawa sintetik dari auksin yang memiliki fungsi sebagai salah satu
zat pengatur tumbuh pada tanaman. Auksin berperan pada berbagai aspek
pertumbuhan dan perkembangan tanaman. Peranan auksin antara lain adalah
pembesaran sel, penghambatan mata
tunas
samping, pengguguran daun, aktivitas kambium, dan pertumbuhan akar. Auksin pada
tanaman dapat mempengaruhi proses membuka dan menutupnya stomata (Klingman,
1973). Aktivitas auksin sintetik dipengaruhi oleh kesanggupan senyawa tersebut
menembus kutikula, sifat translokasi didalam tanaman, pengikatan auksin menjadi
senyawa yang tidak aktif, interaksi dengan hormon tumbuhan lainnya, spesies
tanaman, fase pertumbuhan, dan lingkungan (Wattimena, 1988).
· Ekstrak yucca
Tanaman
yucca termasuk kedalam family Liliaceae. Tanaman Yucca mengandung saponin
steroid. Penggunaan saponin streoid sebagai anti stress pada tanaman saat ini
sudah meluas. Hasil penelitian terdahulu menunjukkan bahwa tanaman yang diberi
ekstrak yucca mempunyai daya tahan yang baik terhadap lingkungan yang kering.
· Zat besi
Zat
besi merupakan mineral mikro. Zat besi mempunyai beberapa fungsi penting pada
tanaman yaitu sebagai alat angkut oksigen, alat angkut elektron di dalam sel,
katalis pembentukan klorofil, dan berperan dalam reaksi enzim dalam tubuh
tanaman (Almatsier, Tanpa tahun).
· Asam fosfat
Asam
fosfat berpengaruh dalam pertumbuhan tanaman. Asam fosfat dapat merangsang
pertumbuhan akar, merangsang pembungaan, membantu dalam pembentukan benih dan
sangat penting pada saat perkecambahan (Gardner, Pearce, and Mitchell, 1991).
· Fe-EDTA
EDTA
adalah zat pengkelat yang umum digunakan untuk unsure Fe, Zn, dan unsur-unsur
mikro yang lain. Khusus pada liquinox start digunakan Fe-EDTA. Pemberian
Fe-EDTA atau pun zat pengkelat yang lain merupakan metode yang biasa diterapkan
melalui tanah atau daun
agar
ketersediaannya tercukupi sehingga pertumbuhan tanaman berjalan lancar (Gardner
et.al., 1991).
Media Tanam Saat Transportasi
Media
tanam memiliki dua fungsi utama yaitu sebagai tempat tumbuh tanaman dan
penyuplai hara mineral bagi tanaman. Suatu media tanam harus dapat mensuplai
hara mineral, mampu menahan air tersedia, menyediakan aerasi yang baik, dan
memberikan tunjangan mekanik bagi tanaman agar pertumbuhan tanaman berjalan
dengan baik (Soepardi,1983).
Campuran Tanah dan Bahan Organik
Pemberian
bahan organik pada media tanam tanaman manggis akan memperbaiki struktur tanah,
meningkatkan meningkatkan efisiensi pemupukan dan pemberian air yang dapat
memperbaiki sistem perakaran tanaman sehingga tanaman dapat tumbuh dengan baik.
Jumlah bahan organik di dalam campuran media tanam sangat mempengaruhi
pertumbuhan tanaman manggis.
Bahan
organik merupakan bahan yang penting dalam hal kesuburan tanah baik secara
fisik, kima, dan biologi. Secara fisik bahan organik dapat meningkatkan
kemampuan tanah dalam menahan air, merangsang granulasi, memantapkan agregat
tanah, menurunkan plastisitas dan kohesi tanah. Secara kimia bahan kimia akan
meningkatkan kapasitas tukar kation, mengikat unsur N, P dan S dalam bentuk
organik. Sedangkan secara biologi bahan organik dapat meningkatkan jumlah dan
aktivitas mikroorganisme tanah.
Arang Sekam
Arang
sekam adalah hasil dari pembakaran sekam padi yang berwarna hitam. Saat ini
arang sekam sudah banyak digunakan sebagai media tanam pada teknik budidaya
secara hidroponik. Arang sekam mengandung beberapa unsure penting yaitu karbon,
oksigen,hidrogen, dan silika (Nugraha dan Setiawati, 2006). Selain itu arang
sekam juga mengandung protein, lemak, karbohidrat, dan serat kasar (Nugraha dan
Setiawati, 2006). Arang sekam mempunyai bobot yang lebih ringan dan kemampuan
retensi air yang lebih tinggi bila dibandingkan dengan sekam sekar. Keuntungan
dari penggunaan arang sekam sebagai media tanam adalah meningkatnya hasil produksi
tanaman dengan kualitas yang baik, menurunkan kerusakan oleh penyakit terbawa
tanah, dan ekonomis dalam penggunaan air (Douglas, 1985).
BAB I
PENDAHULUAN
Saat ini kreativitas dan inovasi sangat
penting, karena dalam berwirausaha kreatifitas dan inovasi merupakan suatu
kemampuan yang sangat penting dalam mengembangkan usaha nya ke tingkat yang
lebih tinggi lagi.Seorang wirausahawan itu juga harus selalu berfikir cara
untuk menciptakan sesuatu yang baru dan membuka lapangan pekerjaan bagi orang lain
serta mencari peluang agar produk yang di hasilkan nya tersebut dapat diterima
di pasar. Namun tetap yang paling penting adalah rasa ingin maju, serta berani
berbeda dengan orang lain, karena dengan imajinasi yang tinggi maka akan
menghasilkan orisinalitas yang berbeda dengan yang lain.
Dengan demikian jika kita
ingin menjadi seorang wirausahawan yang sukses kita harus memilki kreativitas
dan keberanian untuk mengambil resiko serta tidak bergantung kepada orang lain
dan memiliki rasa optimis akan keberhasilan ide-ide yang kita ciptakan.
Menjadi
seorang pengusaha sukses tidak harus diawali dengan modal besar,
menempati Showroom/outlet di mal atau dengan ditunjang oleh peralatan yang
mahal dan canggih. Ternyata banyak usaha yang bisa dilakukan dirumahan, oleh
siapa saja, terutama untuk usaha sambilan bagi ibu-ibu rumah tangga dengan
memanfaatkan waktu luang setelah pekerjaan rumah utama beres/selesai. Resepnya,
harus memiliki ide yang kreatif dan inovatif untuk menciptakan produk-produk
yang unik, beda, memiliki nilai lebih, mudah dilakukan, mudah dan murah untuk
memperoleh bahan baku, harga yang terjangkau, dapat diterima pasar baik pasar
lokal maupun pasar internasional. Produk-produk home industry, seperti
handuk karakter, boneka busana adat, tutup gelas bahan satin, terbukti dapat
menarik minat pasar. Selain produk-produk yang disebut diatas, masih banyak
produk-produk kreatif dan inovatif.Untuk menjadi wirausaha yang berhasil,
persyaratan utama yang harus dimiliki adalah memiliki jiwa dan watak kewirausahaan.
Jiwa dan watak kewirausahaan tersebut dipengaruhi oleh keterampilan, kemampuan,
atau kompetensi. Kompetensi itu sendiri ditentukan oleh pengetahuan dan
pengalaman usaha.Seseorang wirausaha adalah seseorang yang memiliki jiwa dan
kemampuan tertentu dalam berkreasi dan berinovasi. Ia adalah seseorang yang
memiliki kemampuan untuk menciptakan sesuatu yang baru dan berbeda (ability to
create the new and different) atau kemampuan kreatif dan inovatif.
KESIMPULAN
CIRI-CIRI WIRAUSAHAAN ANTARA LAIN
SEBAGAI BERIKUT :
A. Berjiwa keras dalam bekerja
B. Mandiri
C. Cerdas dalam menciptakan dan meraih peluang bisnis
D. Jujur, hemat dan disiplin
E. Mampu berfikir dan bertindak bijak
F. Tangguh dan berani mengambil resiko
G. Kreatif dan produkstif
H. Inovatif
I. Berperilaku antisipatif terhadap perubahan dan akomodatif terhadap lingkungannya
J. Bersifat melayani pelanggan untuk memuhi kepuasannya.
B. Mandiri
C. Cerdas dalam menciptakan dan meraih peluang bisnis
D. Jujur, hemat dan disiplin
E. Mampu berfikir dan bertindak bijak
F. Tangguh dan berani mengambil resiko
G. Kreatif dan produkstif
H. Inovatif
I. Berperilaku antisipatif terhadap perubahan dan akomodatif terhadap lingkungannya
J. Bersifat melayani pelanggan untuk memuhi kepuasannya.
SYARAT YANG HARUS DIPENUHI ANTARA
LAIN :
A. Memiliki kemampuan modal yang
kuat untuk berkarya dengan semangat kemandiriannya
B. Mampu memecahkan masalah dalam amengambil keputusan
C. Memiliki keberanian mengambil resiko
D. Mempunyai keingan yang kuat untuk belajar, dan bertindak inovatif kreatif
E. Bekerja keras, tekun dan teliti dan tidak pernah merasa puas
F. Mampu menghasilkan karya baru yang berlandaskan etika bisnis yang sehat.
B. Mampu memecahkan masalah dalam amengambil keputusan
C. Memiliki keberanian mengambil resiko
D. Mempunyai keingan yang kuat untuk belajar, dan bertindak inovatif kreatif
E. Bekerja keras, tekun dan teliti dan tidak pernah merasa puas
F. Mampu menghasilkan karya baru yang berlandaskan etika bisnis yang sehat.
Objek studi kewirausahaan adalah
nilai-nilai dan kemampuan (ability) seseorang yang diwujudkan dalam
bentuk perilaku.
1. Hakikat
kewirausahaan adalah suatu kemampuan dalam berfikir kreatif dan berperilaku inovatif yang dijadikan dasar, sumber
daya, tenaga penggerak, tujuan, siasat, kiat dalam menghadapi tantangan hidup.
2. Sikap
dan kepribadian kewirausahaan adalah suatu sikap/ watak yang memiliki ciri-ciri
percaya diri, berorientasi pada tugas dan hasil, berani mengambil resiko,
kepemimpinan, keorisinilan dan berorientasi kemasa depan.
DAFTAR
PUSTAKA
BKPM
Kewirausahaan
http://cobah-ajah.blogspot.com/2012/05/konsep-dasar-kewirausahaan.html
TUJUAN
·
Mengidentisifikasi kemampuan
kreativitas seseorang sebagi calon wirausaha
·
Memahami kemampuan dan karakter
tiap-tiap diri pribadi mahasiswa
·
Membantu dalam berfikir kreatif
METODOLOGI
·
BAHAN DAN ALAT
-kuisioner, alat tulis, kalkulator ,kertas buram
·
PELAKSANAAN
-siapkan Buku Kerja Praktek Mahasiswa (BKPM) Kewirausahan
-mengisi kuisioner yang telah tersedia di BKPM masing-masing
mahasiswa
-menuliskan scoring pada tiap jawaban yang dipilih masing-masing
-menghitung jumlah dari tiap jawaban A,B,C,D dan E
-hitung nilai kreativitas dengan rumus:
scoring
PERHITUNGAN
scoring
=80,26%
Masuk dalam kategori “tinggi”
Pendapat dan alasan :
1.
Menurut
saya hasil yang berupa sedang berarti memiliki potensi yang cukup sulit
diarahkan menjadi seorang wirausaha
2.
Hasil
berupa tinggi memiliki potensi untuk menjadi seorang wirausaha yang
berkesempatan lebih tinggi
3.
Hasil yang
sangat tinggi memiliki kriteria dan potensi yang sangat mendorong menjadiseorang
wirausaha(bakat)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar