Senin, 01 Juli 2013

Anti Transpirasi


Anti transpirasi digunakan untuk menekan laju transpirasi tanaman. Anti transpirasi dapat membantu mencegah atau setidaknya memperlambat kelayuan dengan memperlambat laju kehilangan air (Davenport, Hagan, and Lanpehear, 1969). Anti transpirasi dapat menghemat suplai air yang ada pada media tanam, mempertahankan daya tahan tanaman terhadap cekaman kekeringan, dan melindungi daun dari fungi dan serangga. Anti transpirasi diklasifikasikan menjadi 3 yaitu anti transpirasi dengan material pemantul cahaya matahari yang dapat menurunkan absorbsi energi radiasi matahari sehingga menurunkan suhu daun, anti transpirasi yang dapat menyebabkan stomata menutup secara kimiawi, dan anti transpirasi yang dapat membentuk lapisan yang menutupi permukaan daun sehingga laju kehilangan air berkurang (Davenport et.al., 1969).

Chitosan
Menurut Suptijah (2006) chitosan adalah suatu zat yang merupakan turunan dari kitin dengan rumus N-asetil D-glukosamin (Gambar 1.). Sedangkan definisi kitin adalah selulosa alami yang banyak terdapat pada hewan khususnya pada kelompok crustacea seperti kulit udang, kepiting, rajungan, serta pada dinding sel bakteri dan fungi. Chitosan mempunyai bentuk rombik yang dapat digunakan sebagai matriks atau resin. Gambar 1. Struktur Kimia Chitosan Kitin, chitosan, dan selulosa adalah tiga polimer yang berdekatan. Secara kimia kitin dan chitosan tergolong kedalam golongan basa lemah. Chitosan dapat dalam asam organik, dengan membebaskan asam laktat dan N-asetil. Chitosan dan kitin dalam larutan yang mengandung ion logam berat akan
membentuk senyawa kompleks (Hawab, 2006). Pembuatan chitosan dilakukan melalui tiga proses. Chitosan dibuat dari limbah industri pengolahan udang dan rajungan seperti kulit, kepala, dan ekor udang atau rajungan yang tidak terpakai. Bahan-bahan tersebut selanjutnya dihilangkan kandungan mineralnya melalui proses demineralisasi. Proses selanjutnya adalah proses deproteinasi untuk menghilangkan kandungan protein dalam bahan-bahan tersebut. Dan proses yang terakhir adalah proses deasetilasi untuk menghilangkan gugus asetil. Chitosan mempunyai potensi yang dapat digunakan pada berbagai jenis industri dan pada bidang kesehatan seperti pengawet biji-bijian dari serangan hama, membran pelindung obat, bahan kosmetik, senyawa penukar ion, dapat memfiksasi dan melindungi pupuk ditanah, serta banyak manfaat lainnya. Menurut Bittelli, Flury, Campbell, dan Nichols (2001) chitosan termasuk anti transpirasi yang dapat menyebabkan stomata menutup secara kimiawi dan dapat membentuk lapisan yang menutupi permukaan daun sehingga laju kehilangan air berkurang. Aplikasi chitosan yang disemprotkan pada permukaan daun dapat menekan laju transpirasi dan mencegah kelayuan daun pada tanaman cabai (Bittelli et.al., 2001)

Liquinox Start
Liquinox start adalah zat pengatur tumbuh berbentuk cair yang dapat digunakan untuk mengurangi stress pada tanaman yang diakibatkan oleh cekaman lingkungan. Liquinox start diformulasikan untuk membantu mereduksi cekaman pada saat transplanting dan menstimulasi pertumbuhan akar. Liquinox start efektif untuk diaplikasikan pada segala jenis tanaman pada penanaman seperti pada penyemaian benih, penanaman stek, perakaran pada mawar, tanaman pembatas, dll. Liquinox start mengandung :
· Vitamin B
Vitamin merupakan salah satu substansi organik yang disintesis oleh tanaman dan aktif dalam jumlah yang relatif sedikit. Vitamin B1 dikenal juga dengan nama Thiamine. Istilah thiamine menyatakan bahwa zat ini mengandung sulfur (tio) dan nitrogen (amine). Thiamine termasuk
kedalam golongan vitamin yang larut dalam air . Thiamine disintesis pada daun dan ditranslokasikan ke daerah meristematik pada akar dan tunas. Thiamine pada tanaman terdapat dalam bentuk bebas dan sebagai thiamin fosfat (Khrishnamoorthy, 1981). Vitamin berfungsi sebagai ko-faktor dalam reaksi-reaksi enzim. Thiamine pirofosfat merupakan bagian yang aktif dari enzim karboksilase. Karena proses sintesis thiamine terjadi pada daun maka cahaya sangat diperlukan pada saat sintesis dan translokasinya (Khrisnamoorthy, 1981).
· NAA
NAA merupakan senyawa sintetik dari auksin yang memiliki fungsi sebagai salah satu zat pengatur tumbuh pada tanaman. Auksin berperan pada berbagai aspek pertumbuhan dan perkembangan tanaman. Peranan auksin antara lain adalah pembesaran sel, penghambatan mata
tunas samping, pengguguran daun, aktivitas kambium, dan pertumbuhan akar. Auksin pada tanaman dapat mempengaruhi proses membuka dan menutupnya stomata (Klingman, 1973). Aktivitas auksin sintetik dipengaruhi oleh kesanggupan senyawa tersebut menembus kutikula, sifat translokasi didalam tanaman, pengikatan auksin menjadi senyawa yang tidak aktif, interaksi dengan hormon tumbuhan lainnya, spesies tanaman, fase pertumbuhan, dan lingkungan (Wattimena, 1988).
· Ekstrak yucca
Tanaman yucca termasuk kedalam family Liliaceae. Tanaman Yucca mengandung saponin steroid. Penggunaan saponin streoid sebagai anti stress pada tanaman saat ini sudah meluas. Hasil penelitian terdahulu menunjukkan bahwa tanaman yang diberi ekstrak yucca mempunyai daya tahan yang baik terhadap lingkungan yang kering.
· Zat besi
Zat besi merupakan mineral mikro. Zat besi mempunyai beberapa fungsi penting pada tanaman yaitu sebagai alat angkut oksigen, alat angkut elektron di dalam sel, katalis pembentukan klorofil, dan berperan dalam reaksi enzim dalam tubuh tanaman (Almatsier, Tanpa tahun).
· Asam fosfat
Asam fosfat berpengaruh dalam pertumbuhan tanaman. Asam fosfat dapat merangsang pertumbuhan akar, merangsang pembungaan, membantu dalam pembentukan benih dan sangat penting pada saat perkecambahan (Gardner, Pearce, and Mitchell, 1991).
· Fe-EDTA
EDTA adalah zat pengkelat yang umum digunakan untuk unsure Fe, Zn, dan unsur-unsur mikro yang lain. Khusus pada liquinox start digunakan Fe-EDTA. Pemberian Fe-EDTA atau pun zat pengkelat yang lain merupakan metode yang biasa diterapkan melalui tanah atau daun
agar ketersediaannya tercukupi sehingga pertumbuhan tanaman berjalan lancar (Gardner et.al., 1991).

Media Tanam Saat Transportasi
Media tanam memiliki dua fungsi utama yaitu sebagai tempat tumbuh tanaman dan penyuplai hara mineral bagi tanaman. Suatu media tanam harus dapat mensuplai hara mineral, mampu menahan air tersedia, menyediakan aerasi yang baik, dan memberikan tunjangan mekanik bagi tanaman agar pertumbuhan tanaman berjalan dengan baik (Soepardi,1983).

Campuran Tanah dan Bahan Organik
Pemberian bahan organik pada media tanam tanaman manggis akan memperbaiki struktur tanah, meningkatkan meningkatkan efisiensi pemupukan dan pemberian air yang dapat memperbaiki sistem perakaran tanaman sehingga tanaman dapat tumbuh dengan baik. Jumlah bahan organik di dalam campuran media tanam sangat mempengaruhi pertumbuhan tanaman manggis.
Bahan organik merupakan bahan yang penting dalam hal kesuburan tanah baik secara fisik, kima, dan biologi. Secara fisik bahan organik dapat meningkatkan kemampuan tanah dalam menahan air, merangsang granulasi, memantapkan agregat tanah, menurunkan plastisitas dan kohesi tanah. Secara kimia bahan kimia akan meningkatkan kapasitas tukar kation, mengikat unsur N, P dan S dalam bentuk organik. Sedangkan secara biologi bahan organik dapat meningkatkan jumlah dan aktivitas mikroorganisme tanah.

Arang Sekam
Arang sekam adalah hasil dari pembakaran sekam padi yang berwarna hitam. Saat ini arang sekam sudah banyak digunakan sebagai media tanam pada teknik budidaya secara hidroponik. Arang sekam mengandung beberapa unsure penting yaitu karbon, oksigen,hidrogen, dan silika (Nugraha dan Setiawati, 2006). Selain itu arang sekam juga mengandung protein, lemak, karbohidrat, dan serat kasar (Nugraha dan Setiawati, 2006). Arang sekam mempunyai bobot yang lebih ringan dan kemampuan retensi air yang lebih tinggi bila dibandingkan dengan sekam sekar. Keuntungan dari penggunaan arang sekam sebagai media tanam adalah meningkatnya hasil produksi tanaman dengan kualitas yang baik, menurunkan kerusakan oleh penyakit terbawa tanah, dan ekonomis dalam penggunaan air (Douglas, 1985).










BAB I
PENDAHULUAN
Saat ini kreativitas dan inovasi sangat penting, karena dalam berwirausaha kreatifitas dan inovasi merupakan suatu kemampuan yang sangat penting dalam mengembangkan usaha nya ke tingkat yang lebih tinggi lagi.Seorang wirausahawan itu juga harus selalu berfikir cara untuk menciptakan sesuatu yang baru dan membuka lapangan pekerjaan bagi orang lain serta mencari peluang agar produk yang di hasilkan nya tersebut dapat diterima di pasar. Namun tetap yang paling penting adalah rasa ingin maju, serta berani berbeda dengan orang lain, karena dengan imajinasi yang tinggi maka akan menghasilkan orisinalitas yang berbeda dengan yang lain.
Dengan demikian jika kita ingin menjadi seorang wirausahawan yang sukses kita harus memilki kreativitas dan keberanian untuk mengambil resiko serta tidak bergantung kepada orang lain dan memiliki rasa optimis akan keberhasilan ide-ide yang kita ciptakan.
Menjadi seorang pengusaha sukses tidak harus diawali dengan modal besar, menempati Showroom/outlet di mal atau dengan ditunjang oleh peralatan yang mahal dan canggih. Ternyata banyak usaha yang bisa dilakukan dirumahan, oleh siapa saja, terutama untuk usaha sambilan bagi ibu-ibu rumah tangga dengan memanfaatkan waktu luang setelah pekerjaan rumah utama beres/selesai. Resepnya, harus memiliki ide yang kreatif dan inovatif untuk menciptakan produk-produk yang unik, beda, memiliki nilai lebih, mudah dilakukan, mudah dan murah untuk memperoleh bahan baku, harga yang terjangkau, dapat diterima pasar baik pasar lokal maupun pasar internasional. Produk-produk home industry, seperti handuk karakter, boneka busana adat, tutup gelas bahan satin, terbukti dapat menarik minat pasar. Selain produk-produk yang disebut diatas, masih banyak produk-produk kreatif dan inovatif.Untuk menjadi wirausaha yang berhasil, persyaratan utama yang harus dimiliki adalah memiliki jiwa dan watak kewirausahaan. Jiwa dan watak kewirausahaan tersebut dipengaruhi oleh keterampilan, kemampuan, atau kompetensi. Kompetensi itu sendiri ditentukan oleh pengetahuan dan pengalaman usaha.Seseorang wirausaha adalah seseorang yang memiliki jiwa dan kemampuan tertentu dalam berkreasi dan berinovasi. Ia adalah seseorang yang memiliki kemampuan untuk menciptakan sesuatu yang baru dan berbeda (ability to create the new and different) atau kemampuan kreatif dan inovatif.
KESIMPULAN
CIRI-CIRI WIRAUSAHAAN ANTARA LAIN SEBAGAI BERIKUT :
A. Berjiwa keras dalam bekerja
B. Mandiri
C. Cerdas dalam menciptakan dan meraih peluang bisnis
D. Jujur, hemat dan disiplin
E. Mampu berfikir dan bertindak bijak
F. Tangguh dan berani mengambil resiko
G. Kreatif dan produkstif
H. Inovatif
I. Berperilaku antisipatif terhadap perubahan dan akomodatif terhadap lingkungannya
J. Bersifat melayani pelanggan untuk memuhi kepuasannya.
SYARAT YANG HARUS DIPENUHI ANTARA LAIN :
A. Memiliki kemampuan modal yang kuat untuk berkarya dengan semangat kemandiriannya
B. Mampu memecahkan masalah dalam amengambil keputusan
C. Memiliki keberanian mengambil resiko
D. Mempunyai keingan yang kuat untuk belajar, dan bertindak inovatif kreatif
E. Bekerja keras, tekun dan teliti dan tidak pernah merasa puas
F. Mampu menghasilkan karya baru yang berlandaskan etika bisnis yang sehat.
Objek studi kewirausahaan adalah  nilai-nilai dan kemampuan (ability) seseorang yang diwujudkan dalam bentuk perilaku.
1.  Hakikat kewirausahaan adalah suatu kemampuan dalam berfikir kreatif dan berperilaku  inovatif yang dijadikan dasar, sumber daya, tenaga penggerak, tujuan, siasat, kiat dalam menghadapi tantangan hidup.
2.  Sikap dan kepribadian kewirausahaan adalah suatu sikap/ watak yang memiliki ciri-ciri percaya diri, berorientasi pada tugas dan hasil, berani mengambil resiko, kepemimpinan, keorisinilan dan berorientasi kemasa depan.

DAFTAR PUSTAKA
BKPM Kewirausahaan
http://cobah-ajah.blogspot.com/2012/05/konsep-dasar-kewirausahaan.html


TUJUAN
·         Mengidentisifikasi kemampuan kreativitas seseorang sebagi calon wirausaha
·         Memahami kemampuan dan karakter tiap-tiap diri pribadi mahasiswa
·         Membantu dalam berfikir kreatif
















METODOLOGI
·         BAHAN DAN ALAT
-kuisioner, alat tulis, kalkulator ,kertas buram
·         PELAKSANAAN
-siapkan Buku Kerja Praktek Mahasiswa (BKPM) Kewirausahan
-mengisi kuisioner yang telah tersedia di BKPM masing-masing mahasiswa
-menuliskan scoring pada tiap jawaban yang dipilih masing-masing
-menghitung jumlah dari tiap jawaban A,B,C,D dan E
-hitung nilai kreativitas dengan rumus:
scoring


PERHITUNGAN
scoring
            =80,26%
Masuk dalam kategori “tinggi”
Pendapat dan alasan :
1.      Menurut saya hasil yang berupa sedang berarti memiliki potensi yang cukup sulit diarahkan menjadi seorang wirausaha
2.      Hasil berupa tinggi memiliki potensi untuk menjadi seorang wirausaha yang berkesempatan lebih tinggi
3.      Hasil yang sangat tinggi memiliki kriteria dan potensi yang sangat mendorong menjadiseorang wirausaha(bakat)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar